Rabu, 15 Februari 2012

"Pengaruh Cuaca Ekstrim", sebuah pidato dari Esih

a.   Tema     : Iklim
b.   Topik    : Cuaca Ekstrim
c.   Judul    : Pengaruh Cuaca Ekstrim
d.   Tujuan umum dan tujuan khusus:
       - Tujuan umum : Agar kita senantiasa menjaga keselamatan diri di cuaca yang ekstrim ini.
       - Tujuan khusus : Mengetahui dampak cuaca ekstrim.
e.   Pengantar, isi dan penutup:
f.    Jenis pidato: Manuskrip
g.   Pokok pengembangan bahasan: Contoh

Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Yth. Bapak dosen pembimbing
Serta teman-teman sekalian yang saya cintai
Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kita ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat pada hari yang cerah ini.
Teman-teman yang saya banggakan
Pada kesempatan ini, saya Esih Sukaesih, semester V kelas A jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan akan sedikit berpidato tentang Pengaruh Cuaca Ekstrim.
Kita tahu bahwa akhir-akhir ini cuaca disekitar kita sangat ekstrim dan tidak menentu. Cuaca yang ada saat ini tidak mudah untuk kita prediksikan. Misalnya, dalam satu hari itu pada pagi hari itu cerah, tapi bisa saja di siang harinya bisa turun hujan.
Namun, pada sekarang ini di Negara kita sedang terjadi musim penghujan. Dengan curah hujan yang cukup tinggi. Curah hujan yang tinggi juga akan menimbulkan pengaruh bagi kita. Misalnya berlimpahnya air di banyak tempat. Air yang berlimpah ini bisa saja menyebabkan banjir. Kalaupun tidak sampai menimbulkan banjir, curah hujan tinggi akan membuat aktivitas manusia sedikit tersendat. Itu baru salah satu pengaruh cuaca dan iklim terhadap kehidupan.
Selain itu, pengaruh cuaca dan iklim terhadap sumber daya alam juga tidak bisa dikatakan kecil. Ada beberapa jenis tumbuhan dan hewan yang tidak bisa hidup di alam Indonesia yang beriklim tropis. Kalaupun memaksakan diri memelihara atau menanam jenis tumbuhan atau hewan tertentu, maka harus ada perlakuan khusus dan hasilnya pun belum tentu sama dengan tumbuhan yang ada di daerah asalnya.
Adapun pengaruh dari cuaca yang ekstrim yang lainnya adalah penyakit malaria yang sangat berkaitan dengan negara-negara beriklim tropis dan yang masih memiliki banyak hutan. Tapi ada jenis penyakit yang sulit berkembang di wilayah yang udaranya tidak memungkinkan jenis virus, bakteri, atau fungi berkembang. Tidaklah mengherankan bahwa di negara tropis dengan udara yang lembab seperti Indonesia, penyakit asma dan penyakit kulit berkembang dengan pesat di negara kepulauan ini.
Sekian pidato dari saya, semoga apa yang saya sampaikan baru saja itu bisa bermanfaat bagi kita semua.
Wabillahitaufik walhidayyah, wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar